Gejala Klinis Kwarshiokor, Marasmus dan Marasmik-Kwarshiokor
Gejala Klinis Kwarshiokor, Marasmus dan Marasmik-Kwarshiokor
a. Kwashiorkor
- Edema, umumnya seluruh tubuh, terutama pada punggung kaki (dorsum pedis)
- Wajah membulat dan sembab
- Pandangan mata sayu
- Rambut tipis, kemerahan seperti warna rambut jagung, mudah dicabut tanpa rasa sakit, rontok
- Perubahan status mental, apatis, dan rewel
- Pembesaran hati
- Otot mengecil (hipotrofi), lebih nyata bila diperiksa pada posisi berdiri atau duduk
- Kelainan kulit berupa bercak merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas (crazy pavement dermatosis)
- Sering disertai:penyakit infeksi, (umumnya akut)
- anemia
- diare.
•b. Marasmus:
- Tampak sangat kurus, hingga tulang terbungkus kulit
- Wajah seperti orang tua
- Cengeng, rewel
- Kulit keriput, jaringan lemak subkutis sangat sedikit sampai tidak ada (pada daerah pantat tampak seperti memakai celana longgar/”baggy pants”)
- Perut cekung
- Iga gambang
- Sering disertai: penyakit infeksi (umumnya kronis berulang),
- diare
•c. Marasmik-Kwashiorkor:
- Gambaran klinik merupakan campuran dari beberapa gejala klnik Kwashiorkor dan Marasmus, disertai edema yang tidak mencolok
Kwarshiokor, Marasmus dan Marasmik-Kwarshiokor merupakan gejala klini KEP (kurang Energi Protein) berat/gizi buruk..
KEP (Kurang Energi Protein) adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG).
REFERENSI:
*yang jelas siy dari diktat kuliah kakak gw.. hehehe..* :p ga tau jelasnya.. hehehe…


